Akhirnya kujelaskan alasanku.Satu-satu kita keluar dari ruang sauna. Elsya terlihat agak kecewa dgn sikapku yg sengaja kulaqukan. Bokep Montok “Kamu cek in di s*****.?”, tanyanya dgn muka sedikit gembira. Kita masih melaqukannya beberapa kali sampai subuh. Kubalik badan penuh keringat yg mengkilat terkena cahaya lampu. “Emhh.”., Elsya bergumam.Sadar aqu berada di tempat umum, walaupun kolam renang agak sepi, cuma ada tiga orang selain kita, membuatku agak sedikit melepaskan pelukan walau sayg untuk dilaqukan.“Sya, mending kita sauna yuk!”, ajakku menetralkan suasana. Udara Bandung yg dingin pada sore yg beranjak malam tersebut, menambah kuatnya pelukan kita. Udara Bandung yg dingin pada sore yg beranjak malam tersebut, menambah kuatnya pelukan kita.




















