Dari jalan raya kubelokkan mobilku masuk ke lorong jalan khusus ke hotel Kh. Bokep JAV Sari melepaskan ciuman, bangkit, memeriksa sekeliling. Celaka. Tentu ini ada “ongkosnya”, yaitu aku tak pernah minta uang kembalian.Agar bisa bebas menjamah, aku pilih waktu yang tepat jika ingin membeli sesuatu. “aahh”, desahnya. Aku coba menawar jamnya agak malam saja. Mendingan minum susu Sari aja..”. Kali ini gerakan kepalanya memang cepat. Selain keluar/masuknya angkot, juga ada pertigaan jalan Sersan Bajuri. Terkadang nakal dengan sedikit menggigit. Tangannya kutuntun ke selangkanganku. Toh tidak akan kelihatan. Selama ini Sari memberi sinyal “bisa dibawa”, tapi sekarang ia menolak masuk hotel. Kanan kembali ke Setia Budi. Sedang mens, mau ngantar adik, ditunggu mamanya. Tapi, peristiwa ini harusnya tak seorangpun boleh tahu.




















