Tentu saja aku takut dibunuh, aku takut mati. Ingin rasanya aku menggunakan kesempatan ini untuk kabur melewati pintu tersebut. Bokep Ojol Risih tentunya. Aku kesulitan bernapas. Sedangkan Pak Jun kemudian memasukkan sebuah selang ke dalam mulutku.Aku dicekoki berliter-liter air yang tidak habis-habisanya dari selang sampai aku muntah-muntah. Bapak mau bunuh Mita sekarang?” tanyaku. Oh Tuhan… tidak… tolong… aku mau pulang… Pa… Ma… tolong Mita… seseorang… keluarkan aku dari sini!! Mereka membiarkan aku muntah-muntah mengeluarkan sisa air yang masih ada di tubuhku. Hehehe” ucap pak Jun.“Iya…” jawabku tersenyum. Atau bapak mau bunuh Mita sekarang?” tanyaku pada pak Jun sambil memeluk tangan kanannya.




















