Istriku lagi2 tersentak menerima rangsangan yg dilancarkan Nakim di vaginanya.Rasa nafsu mulai menguasaiku, kukeluarkan penisku dari celana yg cepat diraih oleh istriku diiringi desahnya yg kian rapat.Perlahan mulai kuatur lagi posisi dudukku, mendekatkan penisku ke wajah istriku. Bokep Mom “obat perangsang,udah..lakuin aja,ok”,jwbku singkat.Nakim masih ragu tapi senyum tipis terlihat saat mendengar jawabanku. “iya,sayang..bentar yah”,jwbku sambil mencium kening istriku.Tetap kuteruskan ayunan pinggulku, ku lesakkan terus menerus penisku ke vagina’nya. Dgn wajah malu, seperti tersadar dari mimpi, Nakim melirik ke arahku dan memberi isyarat pamit ke kamar mandi. Dgn penuh perasaan akupun memulai tugasku. Menurut istriku, Nakim cukup lama membelai dada dan memainkan puting istriku yg menonjol di kaos ketatnya. “huuu, demen yah”,kataku sambil mencubit dagu istriku. Satu cubitan kecil jadi pertanda bhw ia mengerti maksudku.




















