“Trus…?”seru beberapa orang berbarengan.“Dia emang temen lama. Wajahnya berkeringat, kelihatan segar seperti habis senam. Bokeb cerita tuh yg lengkap”sahut Alladin. Tadinya dia malu mau masuk kamar, engga enak ama kalian, katanya. Akhir2 ini banyak tempelan gambar yg dobel, yg sudah pernah ditempel, eeh ada yg nempel lagi gambar yg sama. Belum pernah terjadi apapun diantara kita, memang cuman hubungan pertemanan. “Ditee…..?”
“Ada di kamar”potong Windy. Tapi lama-lama gue……”
“Ssttt…. gue kan musti cermat dan hati-hati…”
“Hello Ndy…..” katanya. “Hi cantik….”sahut kami, cowo2 hampir berbarengan.Ditee berjalan dengan gaya peragawati, menyeberangi hamparan karpet, tdk bergabung duduk tapi langsung lewat saja menuju ke pintu depan. Di jajaran kanan adalah kamar nomor 5 sampai 8 dihuni oleh berturut-turut Clooney, Eoshi, kamarku sendiri, dan Windy yg paling pojok.




















