“Kenapa.. Suu.. Bokep Hot Maass..” mungkin baru kali ini Anna mendapat perlakuan seperti itu, desahan demi desahan mengiringi sapuan lidahku di kedua payudara yang masih keras ini, kurasa jarang sekali payudara indah ini mendapat sentuhan lelaki. makasih Mas Rey.. “Mas.. aku mau.. Aku pengen ketemu sama Mas Rey, Mas Rey lagi dimana?”
“Wah, penting banget nih kayaknya ada apa?, kebetulan Mas Rey lagi dijalan”
“Anna lagi di kantin kampus, Mas Rey mau kan jemput Anna, ada sesuatu yang ingin aku omongin Mas”
“Mm.. “Terima kasih sayang..”
Lama kupeluk tubuh Anna sambil merasakan sisa kenikmatan yang baru saja kami alami,
“Maafkan Mas Rey sayang, Mas Rey gak bisa nepatin janji..” setengah merayu kubisikan kata-kata itu
“Gak apa-apa kok Mas, Anna juga salah..” masih saling berpelukan akhirnya kami tertidur dalam kelelahan.




















