Kasi Adik Tiri Lip Balm Yang Salah, Dia Malah Nikmatin Banget.

Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Bokeb Ucap isteriku kalem.“Iya. “Ini dia mujahidah (*) ku!” pekik hatiku. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Air mataku jatuh tanpa terasa. “Ini dia mujahidah (*) ku!” pekik hatiku. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri.Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku.

Kasi Adik Tiri Lip Balm Yang Salah, Dia Malah Nikmatin Banget.

Related videos