Dia udah menuhin fantasimu loh.”“Hhhmm.. Sudah kok.”“Pap dong.”Aku pun mengirim foto selfieku kepada Elyan.“Wah gila. Bokep Montok Sekarang kamu masukin dildo itu ke dalam memekmu.”“Ooohh… Aaahhhhhhh….” dildo itu berhasil masuk dalam memek sempitku.“Setel vibrator di toketmu dengan getaran tertinggi, Nad.” Lagi-lagi aku menuruti suara Elyan di seberang sana.“Aaaaahhh… aaahhh… Yaaan… Kontolmu… Aahhh…. Sejujurnya, aku ikut menikmati pandangan mesum orang-orang pada toketku.Sesampainya di rumah Elyan, aku langsung pamit pulang. sluurrpp… Tangan Elyan kini sudah berada di memekku. Aku lontemu, Yan.”“Kalo gitu, nanti waktu kita ketemu. Tidak lama, Elyan menghubungiku, berkata jika itu adalah paket darinya sebagai hadiah karena aku sudah bisa melewati ritual selama satu bulan.




















