Aku lupa jika kamarku terbuka tidak aku kunci. Setelah itu om Yoyok menarik wajahku kembali , aku berhadapan dengannya. Bokep Asia Air mataku jatuh menetesi pipiku.Aku sudah tidak perawan lagi. Dan sekarang aku sudah tumbuh subur layaknya gadis remaja. Aku terbiasa menggunakan rok atau celana pendek. Dari uang saku perhari aku masih bisa menabung , aku pun memiliki tabungan khusus pribadi aku. Bagiku tidak ada yang dapat menggantikan posisi alm.ayah dan ibu di mataku.Entah sampai kapan jika teringat orangtua rasanya ingin sekali memeluk mereka. Tampak wajah Om Yoyok bergairah sekali, wajahnya memerah.Ku yang hanya memakai daster itu membuatnya semakin bergairah. Aku seperti ratu dalam keluarga.Dikelilingi orang yang tulus, adik-adik yang care sama aku.




















