saat itu aku sebelumnya hanya berpakaian kantor. Bokep Ojol Kami tinggal di surakarta dan menempati rumah pemberian orang tua Mas Hendra. Pak Rojak lalu meraih tanganku dan menciumnya. kalau ndak salah ibu dulu, nabrak saya dengan mobil ini kan?.. Aku pun tanpa kusadari dari tadi telah pula klimax. jawabku. Pak Rojak kuajak makan.Kami duduk berhadap hadapan, ia pandangngi terus mataku. Kalau dilihat, gubuknya seperti rumah dukun dan didindingnya ada semacam tulang2 dan bau menyan. Di rumah yang luas dan asri ini, kami tinggal dan ditemani dua orang pembantu suami istri. menganggap orang lain sampah, lanjutnya.. sampai2 Mas Hendra heran akan sikapku yang berubah dingin dan gelisah.




















