Sebelum pesanan kami datang aku berjuang “to the point” untuk Qiu Qiu. Bokep Tobrut Sedangkan guru kami beranjak meninggalkan kami guna pulang sebab berfikir tidak ada siswa yang berangkat. Selama mengemudikan motor, pikiranku tidak dapat konsentrasi sarat ke jalanan di depanku. Pada saat tersebut aku mulai diharuskan mengikuti tutorial ekstra untuk persiapan UN Sakong Pkv Games. Semua tersebut Qiu Qiu terima dengan senyuman. Mungkin tersebut juga yang terdapat di pikiran Qiu Qiu, sebab sepanjang perjalanan kami tak tidak sedikit melakukan percakapan Dengan perlahan kami berjabat tangan dan saling bertukar nama dihadapan guru kami. Budaya yang jauh bertolak belakang dengan lokasi asalku di Kalimantan dulu pun dengan cepat bisa kupahami dan kuikuti.




















