Sambil membawa kopi ke ruang tamu aku duduk menemani anak itu.“Wah.. Dan akhirnya seluruh batang itu masuk dalam lobang pantatku. Bokep Mom Eki tahu maksudku. Kalau malam waktu itu benar-benar hanya sebuah kecelakaan. Jarang aku orgasme secepat itu. Eki membiarkan cairan spermanya meluncur deras dalam pantatku. Entah apa yang ada di pikiranku, aku tiba-tiba sangat ingin menuntaskan nafsu si Eki.“Ahh… hh.. Sambil menatap mataku, dia bertanya,“Benarkah?”Aku mengangguk pelan sambil menangis,“Aku hamil, mas…”Jelas suamiku juga kaget. Sengaja aku tinggalkan cd-ku di rumah, karena aku punya sebuah ide untuk Eki.Setelah semua urusan kepanitiaan beres, aku segera bergabung dengan ibu-ibu jama’ah pengajian.




















