Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. “Sempurna” katanya dingin. Sex Bokep “Ya Erik..aku adalah milikmu. Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. Aku memilih untuk diam. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. “Eriik!! “Erriik..!! Aku terlalu malu untuk memandang wajahnya. Itu namaku. Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. Dan semalaman dia tidur sambil memelukku dengan hangat. “Erriik!! “Hmm..kamu menyukainya bukan? Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya.




















