Sejak itu, Darman berubah, dan Darsih senang dengan perubahan itu, meski tetap saja kesengsaraan mereka masih panjang selama utang-utang itu belum terlunasi. ﹑
Darsih tak menepisnya tapi memegangi tangan itu, “Jangan Juragan….” kata Darsih. Bokep Family Bagi Juragan Karyadi, asal nganggur, ia sikat saja, mau tua mau muda, ia gasruk. Darsih, untuk pertama kalinya sejak tadi tersenyum, lalu menyembunyikannya dengan menunduk. Ia memegangi payung. “Maksud Juragan?” tanya Darsih sambil menunduk lagi. Ia memegangi payung. Tapi persoalannya adalah, utang suamimu terpaksa bertambah..” kata Juragan Karyadi. ﹑
Sang suami, Darman, hanyalah seorang buruh bangunan, dan istrinya Darsih juga bekerja serabutan, kadang buruh tani, kadang mencucikan pakaian tetangganya, dan sebagainya. Kabarnya bikin ia nyaris pingsan; Darman, suaminya, tertangkap warga mencuri di rumah Juragan Karyadi!




















