Jangan kena gigi ibu, sakit,” kataku. Bokep Mama Lalu Suti pun menirukan kelakukan ibu kepada ayah kami. “Apa kamu mau?” tanya ibu. “Ya.”Kami berpelukan dan bibir kami terus menempel. Ibu diam saja dan terus memelukku. Aku mengarahkan perahu ke sana. “Kamu buka bajumu. “Bagaimana?” tanya ibu mendesak. “Kita tidur-tiduran lagi ya, Mas?” kata Suti. Dia sudah tau tugasnya. Makan obat harus terus diawasi dan dipaksa, jika ayah menolak. Aku senang, begitu adikku Sutinah libur, berarti ada yang menolong ibu di rumah. “Suti tak boleh tau. Aku mengikutinya. Aku menganguk. “Biadab kamu !” bentaknya. Ayah dan ibu sudah tertidur, demikian juga Suti. Aku mengikutinya. Perahu-perahu besar sudah lebih dahulu ke darat. Aku mengangguk. Tunggudulu,” bentak ibu. Sutinah mendekatiku dan mendekapku, sembari kembali meminta maaf.




















