ayo dong Cie..”Cie Lena menghela napas panjang, lalu menatapku sambil menggigit-gigit bibirnya sebelum akhirnya berkata “Sebetulnya Ciecie ngga pengen begini. Sex Bokep bandel, ya?!” candanya dengan senyum menggoda. Oh, bukan sama Tante Vi tadi.. Cie Sian baru-baru aja mulai kuliah. Tapi aku tidak bisa menahan diriku untuk menyandarkan kepalaku ke dashboard sehingga bisa mengintip sesuatu diantara kedua paha mulus ciecie ini..Dia tersenyum, “Namamu siapa sih, Say?”“A Bee.”Dia tersenyum, “Nama yang bagus.”Lalu dia menoleh menatapku sebentar, “Kamu belum pernah liat cewek telanjang ya, Say?”Aku menggeleng pelan.“Pengen tau, ya?” dia tersenyum, “Pasti pernah nyoba ngintipin ciecie-mu ya?”Kali ini aku mengangguk pelan.Dia tertawa.“Mau liat Ciecie telanjang ngga, Say?”Aku cuma bisa menelan ludah gugup. Kayak yang di film-film..”“Film apa? Tadinya niat Ciecie sama kamu tuh cuma telanjang aja..”“Tapi




















