Saat itulah, untuk pertama kalinya aku mengalami mimpi basah, itu sebenarnya membuatku sangat heran dan bingung. Saat itu aku kelas tiga SD. Bokeb Seiring denganitu, suaraku juga mulai berubah, membuat aku malas bermain dengan teman-teman lain. Apalagikalau baru saja terpejam, mungkin butuh satu ember air, baru aku bisa bangun.Sampai akhirnya, saat aku di akhir kelas enam SD, ayah meminta ibu untuk pindah mengikutinya. Aku tak merasa aneh karena aku sudah sering melakukan itu. Mbak Darsih memberiku kamar belakang yang dulu ditempati oleh ibu. Alasan kakek cukup masuk akal. Dia membawa serta dua orang anaknya yang masih kecil-kecil. Seiring denganitu, suaraku juga mulai berubah, membuat aku malas bermain dengan teman-teman lain. Kakek memang masih kelihatan berotot dan awet muda meski kulitnya agak sedikit gelap,




















