‘serius amat san…emang lagi liat apa sih?’ kataku sambil duduk di samping dia agak kebelakang‘ini lho…cerita yang td’
‘awas san…kalo baca cerita itu, aku gak nangung resikonya lho ya…’candaku
‘ahhh…mas ini bisa saja’ katanya kemudian.Tapi kalau aku liat santi duduknya sudah agak gelisah..hmmm..udah horny kali dia. Bokep Live Jadi jumlahnya dua. Pada akhirnya aku sampai juga di toko sepatu ****, pas disamping TB. Aku persilahkan dia masuk, dan duduk di pinggir tempat tidur, krn kursi yang ada aku letakkan tasku,sehingga dia tidak bisa duduk disitu. Pokoknya otongku harus merasakan hangatnya memek santi malam ini, krn dah beberapa hari ini gak muntahkan isinya.Jam 9.15 malam, seseorang mengetuk pintu kamar.




















