Tetapi, bagaimana dengan Fariz? Bokeb Nyata saja ibu langsung curiga john bertanya, “memangnya ada apa kamu kok ingin pulang ke rumah. Ada yang salah di sini. Aku tidak mencintai suamiku, tetapi aku mencintai orang lain. Ibu yang tahu tabiatku kemudian menggandeng tanganku masuk ke dalam rumah john duduk di furniture. Kan kasihan si Stroller ditinggal sendirian. Sama bersemangatnya denganku. Ibu juga tidak gusar. Tak butuh waktu lama akhirnya kami saling bertukar nomor telepon. Nanti aku jelasin deh sama mas Stroller. Ibu tidak marah. Untuk memulai cerita ini, Panggil saja Kwa Tri, Ketika menikah sekitar satu tahun semuanya berjalan dengan baik-baik saja. Malam itu kubuat dia tenang john tidak emosi. Jam ngobrol kamipun singkat karena kami sama-sama lelah dengan pekerjaan masing – masing.




















