Mereka tidak mau lagi menyentuh wajahku yang kotor karena muntahanku, mereka hanya berfokus di vagina dan anusku. Sesekali mereka mencubit putingku. Bokep Korea Pria yang tadi ku sepong sudah turun dan menuju ke arah kaki ku, ia bersama pria lain kemudian mengkobel vaginaku. “Ah, tidak, cuma sedikit mengoral saja, aku tidak melakukan apapun terhadapmu”, katanya. “Pantesan wajahmu agak pucat..”, jawabnya lalu mendorongku ke ranjang.Para pria itu langsung mengerumuniku, mereka dengan bringas langsung saja melucuti pakaianku. “Ya, masuklah”, seorang pria membuka pintu dan mempersilahkanku masuk. “Iya sayang…”, jawab Herman memanjakannya. ***
Beberapa hari itu, aku terus dirawat oleh sang dokter.




















