Mulut Pak Misno kini mulai turun ke dagunya, lalu menurun lagi hingga badannya membungkuk dan berhenti di payudara kirinya. Pak Misno memainkan jari-jarinya pada bibir vagina majikannya itu membuat daerah itu basah. Bokepindo Fiona menahan nikmat sambil menggigit bibir dan meremasi rambut Pak Misno. Muka Pak Misno langsung memerah bercampur gugup melihat penampilan seksi majikannya itu, paha jenjang yang putih mulus itu sungguh membuatnya menelan liur, belum lagi tonjolan dadanya yang membusung itu. Mendengar itu, Pak Misno juga tersenyum karena dapat memuaskan nyonya majikannya itu. “Ayo Pak, sini, tolong diliat krannya ada yang ga beres !” sahutnya seraya menarik lengan Pak Misno yang berotot itu dan mengajaknya ke kamar mandi.




















