“Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. Bokep Twitter Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Meskipun hujan membuatku gigil, atau panas yang datang tak tanggung-tanggung. Di tengah keremangan, aku menyaksikan anak laki-laki itu bersama dengan gerombolan anak yang tadi. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Dia punya usaha untuk hidup. Aku sudah terbiasa seperti ini. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua.




















