Aku berusaha menyesuaikan sikap sehingga tidak kelihatan sebagai orang asing di wilayah itu. Bokeb Aku menganalisa sambil tengkurap, kayaknya si Amei telanjang bulat memijatku. Sayangnya mereka hanya bisa di “tenteng” antara jam 10 sampai jam 5 sore. Warung makan itu agak unik, karena ruang untuk makannya berada di dalam rumah, seperti ruang makan rumah biasa, hanya saja meja makannya ada sekitar 3 dengan kursi-kursi.Dengan gaya percaya diri aku langsung membelok dan duduk di salah satu meja. Aku menganalisa sambil tengkurap, kayaknya si Amei telanjang bulat memijatku. “Lha kalau sama-sama aja kan enak sih,” kataku menggoda. Tapi kalau keluar dari situ boleh pakaian bebas, Lha kalau pakai kain naik motor repot toh mas,” katanya dengan senyum menggoda.Tempat rendezvous itu ternyata adalah milik Mbak Ambar




















