begitu bodohkah aku? seandainya saja.. Bokep JAV ahh..” kudengar nafasnya mendengus. Ray.. Waktu itu aku sedang menikmati membaca buku komik Jepang Elex Media terjemahan bahasa Indonesia (entah apa judulnya, soalnya aku tak ingin repot mengingatnya). hh..” Dengan gerakan halus kutarik celana dalamnya menelusuri pahanya, betisnya, menikmati geliatnya di tindihanku. “Untunglah..” kataku tanpa memperdulikan bibirnya yang terlipat. “Ha? Ray..” Peduli amat, lagi enak, nih. “Sayanghh..” Nia membalas ciumanku. what a night.Kukendarai mobilku menembus gelap malam. “Ray, aku tidak mau begini.”
“Nia, please..” kukecup bibirnya, sama sekali tidak merasakan penolakannya. Akhirnya Nia tertawa mengiringiku, dan mengenakan baju dan celananya kembali. lampunya..” Nia berkata setengah tertahan.




















