Saat Mardi mencucipun aku tau dia menatapku dengan pandangan yg tak lepas ke arahku seolah2 pandangan itu menelanjangi seluruh tubuhku. Bokep Tobrut Mardi orangnya biasa2 saja tak ada yg istimewa dari dia. Aku tertegun melihatnya begitu. Akupun diam saja dan mempersilahkan dia bekerja lagi. Aku tinggal di restoranku bersama Mardi. Apalagi masih licin oleh busa sabun yg banyak. Saat aku pulang, rumah bersih semua piring dan gelas selesai di cuci, cucian baju sudah kering dan disetrika. Mardi kini nampak lebih buas. Ohh jadi selama ini Mardi begitu pikirku. Tanganku yg tadinya aku silangkan agar dada ini tak mengenai punggungnya dipindahkannya kepinggangnya. Entah karena Mardi yg ceroboh atau memang sengaja.




















