sshh.. Aku menyadari bahwa aku telah membobol keperawanan Santi.“Arrgghh.. Bokep Thailand sebentar lagi..”
Kupeluk tubuh Santi dan menenangkannya dari rasa sakit pada vaginanya yang robek oleh batangkemaluan milikku yang memang super besar.Sodokkanku pada vagina Santi kupelankan untuk mencegah rasa sakitnya dan 10 menit kemudian Santi merasakan kenikmatan. “Aaakkhh.. tahan ya.. Kusuruh Santi duduk dipangkuanku. arghh.. eugh..”
Tubuh Santi langsung lemas tak berdaya, cepat-cepat kupangku. nikmatnya.. Lalu kulepaskan batangku dari vaginanya dan kami langsung terbaring lemas tak berdaya di tempat tidurku.Lima menit kemudian yang sebenarnya kami ingin istirahat, aku mendengar suara dari luar kamartidurku kami tersentak kaget.




















