“Ren ….. Bokeb Ayo Manja……”Akupercepat gerakan ku jadi bunyi yang terdengar terus berdecak, agak kutegakkan badan ku mengambil posisi siap untuk menembakkan cairan dari Batang ku. Puaskan Ma……”
“Mama puas Ren,,,,,…. yang lama … Ma …. Kalian bisa juga sayang …. Ren… yang kayak gini makin nikmat Sayang…..”
“Puas…. Ren….Ya……”
“Uh ……ahhhh, eeeenak,,,, sekali anak ku….., kamu…. “Ma … Kancing celana Mami di lepas ya… biar lega bernafas” Aku tahu dirinya tentu tak menjawab dan aku pun langsung melepas kancing celana nya. …..tapi Rendy tak bakal menyia-nyiakan pemandangan yang langka ini, jadi Rendy puas-puaskan dulu memandangi Mama….”
“Ayo lah Ren…., mami telah tak sabar lagi merasakan kepuasan yang kalian janapabilan….., kalian bisa memandang Mami kapan saja dan dimana saja nanti, Mami tentu kasih asal kalian berakhirkan dulu




















