Lalu perlahan aku seakan mau membisikkan sesuatu, kupegang kepalanya lalu kucium bibirnya pelan. Film Porno shh..” Aya mulai mengernyitkan alisnya. Aya terpejam. aawww..” lalu kuarahkan lidahku ke arah lubang liang kemaluannya. Hmm, ternyata sudah basah. “Aku pengen ngobrol.” Ah aku tidak bisa tau apakah aku sedang mabuk atau cemburu yang amat sangat saat itu. Cepat aku tersadar dan meminta maaf padanya. “Aasshh.. Kumasukan lidahku ke dalam bibirnya. Kulit tubuhya sangat lembut dan kontras sekali dengan redupnya lampu. Awalnya Aya sangat tertutup. Kugigit pelan gundukan kecil itu. “Aayyaa.. Kucium bibirnya sambil kutuntun tangannya ke arah batang kemaluanku. Kumundurkan kursi mobil dan mulai memejamkan mata. “Aku pengen ngobrol.” Ah aku tidak bisa tau apakah aku sedang mabuk atau cemburu yang amat sangat saat itu.




















