Saya juga semakin mencintai Erick.Ini dikuatkan oleh suatu kejadian yang terjadi sewaktu kenaikan kelas saya ke kelas 3. Lu kapan ada waktu? Bokeb Agak sakit kurasa di sekitar vaginaku. Senyumnya sangat menawan. Kamu sudah mau memberi keperawananmu kepadaku.” katanya sambil tersenyum.Aku menyesali perbuatanku itu. ” aku bingung harus berkata apa.“Kamu tak perlu takut begitu, San. Dia pun mendesah menahan nikmat. Dia mengajariku Matematika. Lalu dengan lidahnya ia memainkan klitorisku. Untuk naik kelas aja susah.Tetapi, aku bersyukur karena walaupun lemah di bidang pelajaran dan ekonomi, tetapi aku masih dikaruniai wajah yang cantik dan body yang aduhai.Dengan ukuran payudaraku yang 36B dan tinggi 170 cm serta berat 55 kg tak heran banyak pria yang mengejar-ngejarku.Tetapi tak satupun dari mereka yang kuperhatikan, hanya Erick, temanku sejak




















