Sampai didalam kamar, kutawarkan Nila minum,“Mau minum apa Nil????” tanyaku“Ya.. Lumayan juga pijatan Nila, dan gak berapa lama kubalik badan dan Nila tepat diatasku mulai memijat bagian pundakku. Bokeb Gak usah repot-repot” jawabnyaAkhirnya kubuka kulkas minibar dan kuambil 2 kaleng soft drink dan kukasihkan satu ke Nila. Aguuung… Aaaaahh” Nila bergumam saat kugigit pelan putting susunyaTanganku mulai merambah kebagian memeknya dan ternyata baru kusadari kalau memeknya gak ada jembutnya dan jariku langsung mengenai klitorisnya.“Wah… jembutnya kok gak ada Nil…?” tanyaku disela-sela hisapan ketoketnya“Ooohh..




















