Selama di mobilku, Nadya hanya diam saja, sembari mendengarkan musik di ipodnya. Vidio Sex Sial sekali lagi. Ide tiba2 muncul, aku membuka laci front office untuk melihat data nomer telpon pegawai.SIAL ! sindirku.Ruang rapat penuh asap rokok sekarang. Tapi aku tidak peduli. Tidak berciuman, tidak melakukan apapun. Hidungnya beradu dengan hidungku. Sekali lagi sial. Kayaknya lucu kalau kita pacaran Nadya melanjutkan ucapannya. Sementara aku mengumpulkan hasil sketsa dan denah ruangan dalam satu bundel, sambil menahan perut lapar dan tak henti2nya aku melihat ke arah jam. Sementara itu Nadya masih menelpon pamannya. Aku mencoba tidur. Suasana kantor agak gelap karena memang sudah tidak ada siapapun. Ga bisa om nada bicara Nadya sudah mulai memelas.















