awas kalau di muntahin, itu hadiah buat lu karena sudah memuaskanku.”
Aku dengan terpaksa telan saja walau sulit banget, anggap saja seperti minum obat cina (karena pada dasarnya obat cina terasa aneh). “nggggg……jangan….aaaaa…aaa..sakit…!”, aku meronta dan menggerakan tubuhku, dan mereka pun mengunciku lebih keras lagi. Bokep Mama “iya win, terima kasih ya”, kataku. Gazali,”hhahah, nikmati saja nih pedang legendarisku!!”
“Huahhahahahahaha!”, kembali mereka tertawa berbahak-bahak. :D”, sahut teman baikku Elis ketika saya baru saja tiba di kelas. Ini akan jadi pengalam pertamaku bugil di depan orang lain, dan ini ada 6 orang! “ssuu..dahhh….ahhh…ahhh! “bo..BIIII, cukuupppp…aku tidak..mau meminta-minta lagi!!!”, aku mulai kesel lagi.




















