Aku turut tersenyum dan meyakinkan kalau aku akan baik-baik saja. Ngantuk banget nih,” ujarku sambil tersenyum cengir.“Dasar kamu ah. Bokeb Kurasakan kakiku yang paling nyeri di antara semuanya. Aku mengelus kakiku itu dengan sedikit meringis.“Ya ampun, Lukas!” teriak seorang wanita yang langsung meletakkan vacuum cleaner-nya dan menghampiriku.Ia berjongkok dan memperhatikan kondisi diriku. Pasti kamu VC sama si Tania kan semalam.”“Kok Tante bisa tahu sih?” tanyaku yang agak sedikit terkejut dengan terkaan tanteku ini.“Emang kamu kira selama ini Tante gak tahu kamu dekat sama siapa?” tanyanya balik sambil tersenyum.Aku hanya mengangguk sembari tersenyum.




















