Martin membiarkanku sesaat menikmati moment ini. Sekarang semuanya telah terjadi! Bokeb Vina yang selalu meraih prestasi di sekolah. Kutarik tangannya dan kuajak dia goyang lagi. Rasanya asyik sekali triping dalam mobil yang melaju membelah kota! Aku menangis lama sekali di kamar mandi. Aku menjerit-jerit kegelian oleh tingkahnya.Lama-lama ciuman Martin semakin turun ke bawah. Aku juga terkapar kelelahan. Aku sendiri pun menyesal menyadari kondisiku sekarang. Aku telah melepaskan keperawananku pada seorang pria yang bukan suamiku. Aku tak bisa berkata apa-apa. Namaku Vina. Perlahan-lahan memoriku memutar balik kejadian tadi malam. Tak terlukiskan perasaanku saat itu. Sambil meletakkan kunci mobil, Martin menyalakan ac dan memutar lagu house music untukku.




















