Setelah beberapa menit kemudian tidak ada respon dari empunya foto, tapi kuliahat ada 1 pesan masuk di Facebo*k ku, aku buka ternyata dari Arna “No. Bokeb dadanya berbulu Ar.. yang selalu percaya kepadaku dan tidak terlalu over protective serta lebay seperti Dilla..Bersambung…….UPDATE CHAPTER IIChapter II bag. aku terkejut, bingung harus menjawab apa.. aku telfon kenapa gak diangkat ?” tanyanya dengan nada yang cukup mengintimidasi.Telfon? Aku hanya menganggap ini mimpi biasa, wajar jika kita merindukan seseorang hingga kita memimpikannya, namun tidak dengan kesedihan ini, kesedihan ini bukanlah mimpi, kesedihan ini nyata.




















