Bibirku merayap menyapu leher jenjang Maya. Gadis itu nampaknya senang mendengar aku putus. Vidio Porno tapi aku butuh jawaban yang bisa didengar. Tapi si Rere menolak mentah-mentah. Dibuka-bukanya buku yang dia bawa dari rumah induk.“Maya udah punya pacar belum?”tanyaku memancing. Cemburu ya?”Maya merengut, tapi sebentar sudah tidak lagi. Diantaranya banyak cewek itu yang paling aku sukai adalah Rere. Nafasnya memburu. Ujungnya tersentuh sesuatu cairan yang hangat. “Enakkk…eungh…” Maya menyukainya.Ia pun ikut mengggoyang-goyangkan pantatnya. “Maya suka sama mas Andra?”Maya memandangku penuh arti. Dan ternyata CD pink yang dikenakan Maya telah basah.“Maya kencing di celana ya Mass?”
“Bukan sayang, ini bukan kencing.




















