Ada perasaan lain muncul waktu itu.“Kamu kapan datangnya, dengan siapa” kata Mbak Salsa sambil melepas pelukannya.“Saya datang dua hari lalu, saya hanya sendiri.” kataku.“Eh iya ayo masuk, sampai lupa, ayo duduk.” Katanya sambil menggeret tanganku.Kami kemudian duduk di ruang tamu sambil mengobrol sana-sini, maklum lama nggak tetemu. Aku berusaha menghilangkan pikiran kotor itu, tapi tetap tak bisa sampai jam 11 malam. Bokep Tobrut Kurasakan burungku melonjak-lonjak seakan ingin melihat apa yang membuatnya terbangun. Kulihat wajahnya semakin memerah.“Pablo, Mbak mau.. malah dia duluan. Sampai di kamar sebelah aku rebahkan tubuhku dan mengutuki diriku yang berbuat bodoh dan membayangkan apa yang akan terjadi besok.




















