Winda, ayo masuk!”, sapa orang itu yang tak lain adalah pak Hr sendiri. Tapi masa bodohlah.Berkali-kali kuusap keringat yang membasahi dahiku. Bokep “Ada lagi?” tanya dosen itu. Lalu ia menarik G-string, kain terakhir yang menutupi tubuhku dan dibuangnya ke lantai. Hari ini aku harus memenuhi ujian susulan di rumah Pak Hr, dosen berengsek itu.Rumah Pak Hr terletak di sebuah perumahan elite, di atas sebuah bukit, agak jauh dari rumah-rumah lainnya. Seseorang membuka pintu mobil itu, wajah yang sangat aku benci muncul dari balik pintu Mitsubishi Galant keluaran tahun terakhir itu. “Kenapa tidak besok pagi saja?”, protes aku tak puas. Aku yang kini duduk mengangkangi tubuhnya hampir kehabisan nafas.Kupacu terus goyangan pinggulku, karena aku merasa sebentar lagi aku akan memperolehnya. Aku pun bekerja keras,




















